Monday, October 19, 2009

My Mother Arms

Pernah ga sih kita merasa begitu kecil, begitu bodoh, dan terlalu tolol untuk terus mengulang kesalahan yg sama?
Terlalu sedih, karena kamu tau yang kamu lakukan itu salah, tapi sekaligus juga "sangat pintar" sampai-sampai kamu lupa untuk berhenti...


For me, definetely yes.
Saat-saat seperti ini, ketika ga ada cukup tempat untuk menceritakan apa dan bagaimana, kenapa jadi kaya gini?
Well, ga ada yang tau...


I need my spiderman, i need my medicine, i need my drug...
She is my pain healer, yes, she is my mother
Karena, disaat-saaat seperti ini, ketika daftar "100 alasan untuk menangis" harus bertambah, hanya dia yang tidak bertanya kenapa daftar itu ditambahkan.
Karena dia orang pertama yang akan menyeka air mata itu tanpa banyak kata.
Hanya dia yang akan menghilangkan bekas nya, dan membuat dunia menjadi indah kembali.


I need to hear her voice...
Cuma dia yang akan bersenandung kecil ditepi tempat tidur
Hanya dia yang berusaha berbicara dengan bahasa yang sama dengan bahasaku
Hanya dia yang berusaha memahami kenapa aku butuh sendiri, kenapa aku butuh menangis, kenapa aku butuh marah.
Hanya dia yang mengerti semua keegoisanku, dan dapat merubahnya didalam cintanya yang tidak pernah terbatas.


Hanya dia yang berusaha mengerti
Hanya dia...


I need my mother hands
Karena dia yang selalu membelai wajahku ketika aku jatuh disaat-saat seperti ini
Dia yang tidak pernah marah ketika aku harus kesakitan disaat-saat terburukku
Dia akan membawaku kembali, setiap kali aku tersesat dan tidak mengerti harus kemana
Dia yang akan menunjukkan jalanku, dan melihatku ketika aku pergi.
Dan dia tetap sama.


Dia akan menungguku pulang
Setiap akhir dari hari-hari yang kurenda setiap 6 bulannya
Tidak peduli seberapa mengecewakannya aku
Dia akan menunggu didepan pintu
Wajahnya selalu tersenyum
Tangannya selalu terbuka
Senyumnya hanya untukku
Dan nyanyiannya membuat semuanya terasa baik-baik saja.


Karena ada masanya untukku menjadi lemah
Dan penghiburanku, yang satu-satunya akan mengerti tanpa bertanya didunia ini adalah dia


Yang akan bertanya apakah aku baik-baik saja
Yang bisa membuatku tertawa walaupun wajahnya terhalang jarak
Yang membuatku semakin mencintainya
Adalah dia.


I need my mother arms

No comments:

Post a Comment